tegalyoso.smartvillage.co.id (29/12/2020) –

Tim Percepatan Smartvillage Desa Tegal Yoso Kecamatan Purbolinggo Lampung Timur, pada Selasa 29-12-2020 telah melaksanakan acara eksklusif progam Diskusi dan Sharing Go to Smartvillage 2021 mengupas “Penerapan Inklusi Sosial” yang dihadiri oleh Kepala Desa, Tim Smartvillage, Kasi Pelayanan dan Kader Pembangunan Manusia (KPM) Desa Tegal Yoso. 

Acara ini melibatkan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lampung Timur, yang berkesempatan hadir selaku panelis eksklusif progam Diskusi dan Sharing kali ini adalah: ibu Siti Rukiyah, S.Sos.,MM. ibu Adria Maharini, SE.,MM dan ibu Tugiarti, S.Pd.

Sedangkan panelis eksklusif progam Diskusi dan Sharing dari Pendamping Profesional P3MD Kabupaten Lampung Timur adalah Reza Allatif, S.Sos (Korta) dan Restu Nurfitri Hening, SH.

Acara dibuka oleh Kepala Desa Tegal Yoso (Mohamad Yani) yang dalam sambutanya berharap agar acara  Diskusi dan Sharing ini menjadi sebuah ajang argumentasi intlektual sehingga diperoleh  putusan yang berguna dalam mendukung pelaksanaan canangan Smartvillage di desa Tegal Yoso.

Diskusi dipimpin oleh M. Ikhsan selaku moderator. Kesempatan pertama diberikan kepada ketua tim percepatan program Smartvillage Tegal Yoso (Eksas Yulianto) untuk menyampaikan narasi konsep Penerapan Inklusi Sosial dalam integrasi Smartvillage 2021.

Dalam narasinya Ketua tim menyataan bahwa Smartvillage adalah sebuah konsep, tujuan dan komitmen Pemerintah Desa Tegal Yoso untuk mempertajam karakter dan identitas desa.

Terkait dengan Social exclusion (Inklusi sosial) ketua tim berargumen bahwa, melalui inklusi sosial, Pemerintah Desa Tegal Yoso memiliki kewajiban mengajak untuk bersama-sama mengadakan perubahan, perubahan sederhana dan praktis dalam  upaya memudahkan setiap individu melakukan kegiatannya dalam kehidupan sehari-hari untuk mendapatkan hak dan melaksanakan kewajibannya.

Dilanjutkan oleh Kasi Pelayanan (Solihin) yang membidangi Pemberdayaan, memaparkan beberapa program unggulan di Tahun 2021 dengan melibatkan Kader Pembangunan Manusia (KPM).

Dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lampung Timur melalui ibu Siti Rukiyah, S.Sos.,MM selaku PIC Perpusda memberikan tanggapan bahwa Go to Smartvillage dan go to Inklusi Sosial adalah memiliki kemiripan progran yang keduanya dapat berjalan bersamaan. Lalu ibu Tugiarti, S.Pd. menambahkan bahwa penerapan inklusi sosial oleh Perpustakaan Desa ditujukan untuk membimbing masyarakat pada usaha realitas yang pada titik akhirnya mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat secara langsung. Sedangkan ibu Adria Maharini, SE.,MM menekankan tentang Smartvillage dan inklusi sosial memiliki kesamaan rekayasa usaha yakni usaha untuk menjadikan sesuatu yang terpuruk menjadi berjaya, yang tidak laku menjadi diburu, yang tidak menarik menjadi mengagumkan, demikian intinya…

Koordinator Tenaga Ahli (Korta) Kabupaten Lampung Timur,  Reza Allatif, S.Sos. menjelaskan dengan gamblang sekisar Permendesa no 13 tahun 2020 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa, dengan menyebutnya Tahun 2021 adalah tahun penting. Pertama pemulihan ekonomi nasional sesuai dengan kewenangan desa. Program Prioritas Nasional yang sesuai dengan kewenangan desa memuat item-item: Pendataan Desa, pengembangan teknologi informasi, pengembangan desa wisata, ketahanan pangan dalam pencegahan stunting desa dan yang tidak kalah penting adalah terwujudnya desa inklusif. “Semua ini sangat tidak bertentangan dengan semangat kawan-kawan Tim dalam membangun Smart village tadi” tambahnya.

Restu Nurfitri Hening, SH. Pendamping Desa Pemberdayaan (PDP) Kecamatan Purbolinggo dalam kesempatan ini menyampaikan, dalam mewujudkan Smartvillage hendaknya mengutamakan skala prioritas, karena Smartvillage tidak mungkin dicapai dalam waktu yang singkat. Maka pastikan dulu yang paling dianggap penting masuk dalam dokumen perencanaan Tahun 2021.

Acara eksklusif progam Diskusi dan Sharing Go to Smartvillage 2021 mengupas Penerapan Inklusi Sosial ini berjalan dengan lancar dan penuh antusias penuh gagasan kreatif, inovatif dan edukatif. Acara ini diakhiri dengan aplus bersama. [.] 

Dokumentasi: Umi, Septi, Vivi

 

#smartvillage

#smartvillagelampung

#smartvillagelampungtimur

#tegalyososmartvillage